HealthcareUpdate News

Istirahat Cukup Sangat Krusial, Jangan Sampai Kelelahan Kerja Berakibat Fatal

Kematian sopir truk sampah di Jakarta Selatan usai kerja lembur berhari-hari menjadi peringatan keras bahwa tubuh butuh istirahat — terlalu lama bekerja tanpa jeda dapat membawa dampak serius bagi kesehatan.

Istirahat merupakan kebutuhan mendasar yang tak bisa diabaikan, terutama pada pekerjaan dengan jam kerja panjang dan beban fisik berat. Peristiwa meninggalnya Yudi (51), seorang sopir truk sampah di Jakarta Selatan, setelah lembur berhari-hari kembali menjadi alarm keras bahwa kelelahan ekstrem dapat berdampak fatal.

Yudi yang bekerja di bawah Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan dilaporkan menjalani aktivitas dinas tanpa jeda istirahat yang memadai selama beberapa hari berturut-turut. Rekan-rekan kerjanya menyebut almarhum tetap memaksakan diri bekerja meski kondisinya sudah tampak sangat lelah. Hingga akhirnya ia ditemukan meninggal dunia, diduga akibat kelelahan fisik yang sangat berat.

Pakar keselamatan kerja menilai kasus ini menunjukkan nyata bahwa pekerja lapangan, terutama petugas kebersihan dan pengemudi angkutan sampah, memiliki risiko tinggi jika jam kerja tidak diatur secara manusiawi. Kelelahan kronis dapat memicu gangguan jantung, tekanan darah tinggi, penurunan kesadaran, hingga kolaps mendadak — kondisi yang bisa terjadi tanpa gejala berarti.

Menurut standar keselamatan kerja internasional, jam kerja yang ideal berkisar 40–48 jam per minggu, sementara WHO menegaskan bahwa bekerja lebih dari 55 jam per minggu secara konsisten dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Pola kerja yang terlalu panjang tanpa jeda, seperti yang dialami Yudi, jelas melampaui batas aman tersebut.

Selain pembatasan jam kerja, waktu istirahat juga harus diperhatikan. Para ahli merekomendasikan pekerja memperoleh 7–8 jam tidur per hari serta waktu pemulihan yang cukup di antara shift atau lembur. Tanpa hal ini, tubuh berada dalam kondisi tekanan biologis berlebihan yang dapat memicu kerusakan organ dan kegagalan fungsi tubuh.

Read More  Mengenal Skema Cash Bertahap, Cara Beli Rumah Tanpa Cicilan KPR yang Kian Dilirik Konsumen

Kasus yang menimpa Yudi menjadi dorongan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengevaluasi ulang sistem shift, aturan lembur, serta pemeriksaan kesehatan rutin bagi petugas kebersihan. Perlindungan terhadap pekerja di sektor publik harus menjadi prioritas agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.

Kesehatan pekerja bukan hanya tanggung jawab individu, namun juga sistem kerja yang mengatur mereka. Istirahat bukan sekadar pilihan — tetapi hak yang jika diabaikan dapat merenggut nyawa.

Back to top button